Wabup Kepulauan Meranti: Penyuluh Perikanan Berkantor di Kecamatan, Bukan di Dinas 

Wabup Kepulauan Meranti: Penyuluh Perikanan Berkantor di Kecamatan, Bukan di Dinas 

RIAUMANDIRI.CO, SELATPANJANG  - Wakil Bupat Kepulauan Meranti, Provinsi Riau H SaId Hasyim berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan potensi perikanan di daerah tersebut. Untuk mewujudkannya diperlukan kinerja aparatur yang profesional dalam menjalankan tupoksi masing-masing. 

Salah satu yang menjadi fokus Wabup adalah tenaga teknis dan penyuluh perikanan sebagai ujung tombak pembinaan nelayan di wilayah Kepulauan Meranti.

"Saya minta petugas perikanan lebih efektif di lapangan, baik penyuluh, pembantu maupun statistik," ujar Said Hasyim saat memberikan pengarahan kepada Pegawai Dinas Perikanan Kepulauan Meranti, di kantor Dinas Perikanan, Kamis (10/10/2019).


Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Dinas Perikanan Ir Anwar Zainal, Sekretaris Dinas Heldi, Para Kabid, Tenaga Penyuluh Perikanan dari dana APBN, Tenaga Statistik, Tenaga Teknis Budidaya Perikanan, dan lainnya.

Menurut Wabup, untuk memanfaatkan potensi perikanan tidak terlepas informasi dan data riil di lapangan yang dihimpun oleh para penyuluh perikanan. Data itu nantinya sebagai bahan evaluasi bagi dinas terkait untuk menyusun program jitu penanggulangan kemiskinan di sekitar perikanan. Dan yang tak kalah penting untuk mengetahui program-program yang dianggap tidak efektif.

"Kita tidak ingin program yang dijalankan tidak berdampak apa-apa bagi kesejahteraan masyarakat nelayan," ucap Wabup.

Dan ia menegaskan tidak ingin kegagalan sebuah program dikambinghitamkan pada nelayan karena nelayan hanya mengikuti bimbingan petugas.

Dengan begitu pentingnya tugas dari para penyuluh, dalam rangka efektivitas dan optimalitas pelaksanaan tugas Said Hasyim mengintruksikan kepada seluruh petugas penyuluh berkantor di kecamatan sesuai dengan wilayah tugasnya masing-masing.

"Saya minta semua penyuluh perikanan berkantor di Kecamatan bukan di Dinas Perikanan," ujar Wabup.

Dengan kinerja PPL Perikanan yang optimal, Wabup berharap semua data valid tentang perikanan daerah seperti jumlah nelayan perikanan tangkap, budidaya secara by name by addres dapat tersedia.

Jika data valid perikanan tesedia dan potensi perikanan Meranti berhasil dikembangkan melalui program yang tepat, Wabup meyakini potensi perikanan Meranti dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk menekan angka kemiskinan di Meranti, di mana sesuai data 60-70 Persen berada di sektor perikanan.


Reporter: Tengku Harzuin